Mengenal Prabu Jarasanda raja kontroversial yang berniat memenggal 1000 kepala raja

- Penulis Berita

Jumat, 8 Maret 2024 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabu Jarasanda adalah putra Prabu Briyadata raja negara Giribajra. Ia menggantikan tahta ayahnya setelah membunuh ayahnya sendiri, kulitnya digunakan untuk selaput genderang pusaka negara. . Giribajra berwujud tambur.

Dengan pusaka tambur atau genderang itu, Prabu Jarasanda akan mengetahui tanda-tanda jika suatu saatada musuh yang akan memasuki wilayah negaranya.

Prabu Jarasanda

Baca juga: Prabu Niwatakawaca satria tampan yang dikutuk Batari Supraba menjadi raksasa

Jika ada musuh yang akan memasuki negara Giribajra, genderang tersebut akan berbunyi dengan sendirinya.

Tubuh Prabu Jarasanda dipenuhi oleh noktah atau belang berajah yang merupakan kesaktian tersendiri. Ia menyembah dewa Kala dan setiap tahun harus mempersembahkan korban atau bekakak untuk Sanghyang Kala.

Suatu hari Prabu Jarasanda menyuruh kerabat kepercayaannya untuk mencari dan mengumpulkan 1000 raja untuk dipenggal kepalanya.

Tugas tersebut diserahkan kepada Raden Hamsa dan Arya Susena putranya sendiri. Sedangkan Arya Dimbaka ditugasi memenggal kepala seribu pendeta yang akan digunakan untuk persembahan bagi Sanghyang Kala agar cita-citanya dapat hidup seribu tahun dapat terlaksana.

Bersamaan waktunya dengar Prabu Jarasanda mencari 1000 kepala raja dan kepala pendeta, Pandawa bermaksud menyelenggarakan Sesaji Rajasyuya untuk persembahan kepada Sanghyang Wisnu karena Prabu Puntadewa dan saudaranya menganut agama Wisnu.

Untuk suksesnya penyelenggaraan sesaji Rajasyuya tersebut, Pandawa harus mencari tawur/korban manusia paling biadab di muka bumi sebagai lambang telah menumpas kejahatan. Akhirnya Arya Werkudara, Arjuna dan Sri Kresna berangkat ke negara Giribajra.

Atas petunjuk Sri Kresna, Arjuna berhasil memanah genderang sakti pusaka kerajaan Giribajra. Bersama jatuhnya tambur tersebut, roh Prabu Briyadata terlepas dari dalam kurungan tambur lalu menemui Sri Kresna, Werkudara dan Arjuna.

Atma (sukma) Briyadata meminjam tubuh Bima untuk digunakan dalam membinasakan putranya sendiri Prabu Jarasanda.

Setelah roh Briyadata menyusup ke tubuh Arya Sena, seketika itu Arya Werkudara semakin bersemangat ingin segera menumpas Prabu Jarasanda.

Raja Giribajra itu sangat kaget melihat kedatangan Arya Sena karena tanpa ditandai dengan bunyi genderang. Arya Sena mengaku sebagai dewa pencabut nyawa yang akan segera mengakhiri hidup Jarasanda, sehingga terjadilah perkelahian yang cukup seru.

Baca juga: Begawan Ciptaning Resi jelmaan Arjuna yang berhasil membunuh Prabu Niwatakawaca

Namun karena Jarasanda harus memetik buah karma, akhirnya ia tewas dibunuh oleh Arya Werkudara. Raden Dimbaka dan Hamsa juga menemui ajalnya ketika keduanya hendak membela Prabu Jarasanda.

Berita Terkait

Harimau Singamurti piaraan Prabu Kala Wisnudewa raja negara Garbapit
Gajah Puspadenta kendaraan Prabu Baladewa hadiah dari Batara Indra
Garuda Jatayu gugur sebagai pembela kebenaran
Kuda Uceswara berbulu putih yang keluar dari samudera susu
Kereta Kencana kendaraan untuk para pejabat tinggi
Rampogan, gambaran barisan prajurit dalam wayang kulit
Limbuk dan Cangik, emban sang putri yang setia
Brabah, raksasa gambaran nafsu yang masih membara
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 22:46 WIB

Apa Sebenarnya Yang Dimaksud dengan Vokal Grup Tradisional dari Jawa yang Diiringi oleh Instrumental Gamelan atau Karawitan?

Sabtu, 6 April 2024 - 22:42 WIB

Apa Fungsi Titi Laras dalam Gamelan Jawa?

Sabtu, 6 April 2024 - 22:38 WIB

Apa Peran Kelompok Musik Gamelan yang Bertugas sebagai Pemangku Irama?

Sabtu, 6 April 2024 - 10:31 WIB

Sejarah dan Keunikan Gamelan Bali

Sabtu, 6 April 2024 - 10:21 WIB

Apa Keunikan dari Gambar Gamelan?

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:11 WIB

Apa Peran Gender Gamelan dalam Musik Tradisional Indonesia?

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:07 WIB

Bagaimana asal Gamelan memiliki sejarah Panjang?

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:00 WIB

Apa Keunikan Gamelan dalam Budaya Indonesia?

Berita Terbaru

Artikel

Apa Fungsi Titi Laras dalam Gamelan Jawa?

Sabtu, 6 Apr 2024 - 22:42 WIB

Artikel

Sejarah dan Keunikan Gamelan Bali

Sabtu, 6 Apr 2024 - 10:31 WIB

Artikel

Apa Keunikan dari Gambar Gamelan?

Sabtu, 6 Apr 2024 - 10:21 WIB