Kereta Kencana kendaraan untuk para pejabat tinggi

- Penulis Berita

Minggu, 10 Maret 2024 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta kencana pada wayang kulit merupakan kendaraan prajurit yang memiliki jabatan tinggi, atau kendaraan bagi raja, putra mahkota, patih dan senopati agung. Kereta kencana dilengkapi hiasan pada bagian-bagian tertentu, dan bahan kereta itupun dipilihkan dari jenis kayu dan besi pilihan.

Kereta kencana merupakan kendaraan yang ditarik kuda paling sedikit empat ekor, sedangkan yang diusung namanya tandu, joli dan jempana. Kereta yang hanya ditarik dua kuda namanya pedati.

Bagian-bagian kereta terdiri dari pagedongan tempat berteduh atau tempat duduk penumpang. Pakusiran yaitu tempat sais (kusir) yang dibelakangnya dibantu kenek yang dinamakan panongsong.

Roda kereta biasanya dipilihkan kayu janglot walikukun dan pagedongannya terbuat dari kayu cendana. Atas pagedongan berukir membentuk sirap mirip sisik ikan yang dikancing dengan wuwungan berbentuk ukuran naga.

Kereta kencana milik Si Kresna merupakan kereta istimewa, karena ditarik oleh empat ekor kuda sakti bernama Brapuspa, Sukanta, Sonyasekti dan Ciptawilaha.

Keempat kuda itu mempunyai kesaktian sendiri-sendiri, antara lain mampu berjalan diatas air, berjalan menerobos kobaran api, berjalan di dalam tanah dan dapat terbang.

Nama kereta kencans milik Sri Kresna yaitu kereta Jaladara yang diperolehnya ketika ia berhasil membinasakan raja Dwarawati Prabu Yudakalakresna.

Sedangkan kereta milik Basukarna pemberian Batara Surya namanya kereta Jatisurya.

Kereta kencana ditampilkan dalam adegan budalan prajurit, jalannya mengarungi rampogan yang sebelum berjalan biasanya diceritakan oleh dalang dengan istilah Kocapan atau Pocapan.

Pocapan adalah menceritakan suatu kejadian yang berlangsung saat itu atau menceritakan keadaan (panyandra dalam bahasa Jawa) sesuai dengan wayang yang ditampilkan.

Pocapan tidak diiringi oleh bunyi gamelan tetapi diiringi dodogan atau keprakan sebagai spasi kalimat. Sedangkan cerita yang diiringi dengan bunyi gamelan gender, rebab, kendang, kenong dan tanpa dodogan kotak atau tanpa tanda spasi dinamakan janturan.

Berita Terkait

Harimau Singamurti piaraan Prabu Kala Wisnudewa raja negara Garbapit
Gajah Puspadenta kendaraan Prabu Baladewa hadiah dari Batara Indra
Garuda Jatayu gugur sebagai pembela kebenaran
Kuda Uceswara berbulu putih yang keluar dari samudera susu
Rampogan, gambaran barisan prajurit dalam wayang kulit
Limbuk dan Cangik, emban sang putri yang setia
Brabah, raksasa gambaran nafsu yang masih membara
Cakil, tokoh pewayangan yang melambangkan sang penggoda manusia
Berita ini 52 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:04 WIB

Wisudha Pelog 5

Sabtu, 20 Juli 2024 - 13:56 WIB

Tlutur Playon Pelog 5

Sabtu, 20 Juli 2024 - 13:52 WIB

Timasan Pelog 5

Sabtu, 20 Juli 2024 - 13:49 WIB

Thukul Pelog 5

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:18 WIB

Tejaningsih Pelog 5

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:15 WIB

Tejanata Pelog 5

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:08 WIB

Tejamaya Gurit Pelog 5

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:03 WIB

Taliwangsa Pelog 5

Berita Terbaru

Gendhing

Wisudha Pelog 5

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:04 WIB

Uncategorized

Winurteja Pamong Pelog 5

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:02 WIB

Gendhing

Tlutur Playon Pelog 5

Sabtu, 20 Jul 2024 - 13:56 WIB

Gendhing

Timasan Pelog 5

Sabtu, 20 Jul 2024 - 13:52 WIB

Gendhing

Thukul Pelog 5

Sabtu, 20 Jul 2024 - 13:49 WIB