Brajadenta Brajamusti dua bersaudara yang tewas Sampyuh

- Penulis Berita

Sabtu, 9 Maret 2024 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brajadenta adalah putra ketiga Prabu Arimbaka, adik Arimba dan adik Dewi Arimbi. Sedangkan Brajamusti adalah putra keempat. Saudaranya yang lain yaitu Brajamikalpa, Brajalamatan, dan Kala Bendana.

Diceritakan semenjak Brajadenta sering mewakili Dewi Arimbi dalam tampuk pimpinan negara Pringgondani, karena kakaknya itu sering mengikuti suaminya Arya Werkudara di Jodipati, makin lama Brajadenta justru ingin menguasai negara Pringgondani secara mutlak.

Brajadenta

Brajamusti, adiknya berkali-kali memperingatkan, tetapi Brajadenta tetap pada pendiriannya ingin mbalela. Akhirnya kehendak Brajadenta itu oleh Brajamusti diberitakan kepada kakaknya, Dewi Arimbi.

Baca juga: Prabu Bogadenta Raja Turilaya

Brajamusti

Dewi Arimbi sebenarnya tidak keberatan, namun karena Brajadenta selain ingin menguasai penuh tahta Pringgondani juga ingin melenyapkan Gatutkaca, putra Arimbi dengan Arya Bima, Brajamusti tidak mau menerimanya.

Kalabendana

Akhirnya Brajamusti menentang kehendak Brajadenta dan terjadilah pertengkaran. Keduanya saling menerkam, menjotos, memukul menggigit memperebutkan kemenangan.

Arya Gatutkaca datang dan berusaha melerai kedua pamannya yang saling bertengkar tadi, namun Brajadenta dan Brajamusti justru semakin kuat dalam bergelut.

Akhirnya keduanya gugur bersama. Arya Gatutkaca ingin memeluk kedua pamannya yang telah mati, tetapi begitu tangan Gatutkaca menyentuh Brajadenta dan Brajamusti, kedua pamannya itu lenyap sehingga Gatutkaca menjadi terkejut.

Dewi Arimbi lalu menjelaskan kepada putranya bahwa Brajadenta dan Brajamusti telah menjelma ke dalam telapak tangan Gatutkaca menjadi aji Brajadenta-Brajamusti.

Baca juga: Gardapura Gardapati, saudara sekandung tewas dalam satu kubangan lumpur

Dari cerita ini kemudian banyak melahirkan cerita Brajadenta mbalela dalam beberapa versi, misalnya cerita Gatutkaca Kembar, Ontran-ontran Pringgondani, dan sebagainya.

Berita Terkait

Harimau Singamurti piaraan Prabu Kala Wisnudewa raja negara Garbapit
Gajah Puspadenta kendaraan Prabu Baladewa hadiah dari Batara Indra
Garuda Jatayu gugur sebagai pembela kebenaran
Kuda Uceswara berbulu putih yang keluar dari samudera susu
Kereta Kencana kendaraan untuk para pejabat tinggi
Rampogan, gambaran barisan prajurit dalam wayang kulit
Limbuk dan Cangik, emban sang putri yang setia
Brabah, raksasa gambaran nafsu yang masih membara
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:21 WIB

Tejasari Sembawa Bedhayan Pelog 5

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:18 WIB

Tejaningsih Pelog 5

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:15 WIB

Tejanata Pelog 5

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:08 WIB

Tejamaya Gurit Pelog 5

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:03 WIB

Taliwangsa Pelog 5

Rabu, 26 Juni 2024 - 22:19 WIB

Sumunar Pelog 5

Rabu, 26 Juni 2024 - 22:16 WIB

Sumekar Kagok Pelog 5

Rabu, 26 Juni 2024 - 22:12 WIB

Srigunting Sukosih Pelog 5

Berita Terbaru

Gendhing

Tejasari Sembawa Bedhayan Pelog 5

Jumat, 5 Jul 2024 - 22:21 WIB

Gendhing

Tejaningsih Pelog 5

Jumat, 5 Jul 2024 - 22:18 WIB

Gendhing

Tejanata Pelog 5

Jumat, 5 Jul 2024 - 22:15 WIB

Gendhing

Tejamaya Gurit Pelog 5

Jumat, 5 Jul 2024 - 22:08 WIB

Gendhing

Taliwangsa Pelog 5

Jumat, 5 Jul 2024 - 22:03 WIB