karawitan

Apa itu Bantalan dalam gamelan?

Bantalan adalah tali panjang sebesar ibu jari yang dibuat dari benang lawe atau bahan lain, digunakan untuk mengganjal bilah-bilah gambang atau gambang gangsa dengan maksud agar ketika bilah dipukul nadanya berbunyi nyaring. Baca juga: Bancik Kendhang, istilah yang jarang diketahui anak sekarang Dalam perkembangannya, sekarang banyak yang menggunakan bahan alternatif untuk menggantikan lawe. Ada yang […]

Bangsal Pradangga, tempat sakral untuk gamelan di Surakarta

Secara singkat, bangsal pradangga adalah bangunan yang didirikan khusus untuk tempat menabuh gamelan. Namun, admin akan mencoba lebih dalam untuk membahasnya, sehingga paling tidak kita paham dengan sesungguhnya. Seperti yang kita tahu bahwa pada setiap tanggal 5 sampai 11 Rabi’ul Awal (atau dalam bulan Jawa disebut bulan Mulud) maka gamelan sekaten akan dikeluarkan untuk ditabuh […]

Bangge dan Banggen dalam karawitan, apa sih bedanya?

Bangge dan Banggen adalah sebuah istilah dalam karawitan yang keduanya memiliki arti yang berbeda. Namun istilah ini memang sudah sangat jarang terdengar, entah karena apa admin sendiri yang sedikit banyak berkecimpung dalam dunia karawitanpun belum pernah mendengar. Nah, agar lebih paham mengenai dua kata yang hanya berbeda satu huruf ini mari kita bahas satu persatu. […]

Bancik Kendhang, istilah yang jarang diketahui anak sekarang

Bancik Kendhang disebut juga plangkan kendhang, rancakan kendhang, atau plangkiran kendhang adalah sepasang kayu yang masing-masing dibentuk sama yang dipasang menyilang menyerupai bentuk huruf X sebagai penyangga kendhang. Menurut fungsinya bancik kendhang bermacam-macam, untuk kendhang ciblon, untuk kendhang bem, untuk kendang jaipong, dan lain-lain. Dalam seni ukir di sekitar saya, bancik kendhang biasanya diukir sedemikian […]

Menelusuri kata balungan dalam karawitan yang kadang disalah artikan

Kata balungan tentunya sudah tidak asing lagi bagi orang yang sudah berkecimpung dalam seni gamelan atau karawitan. Namun bagi orang awam terkadang menyalahartikan kata tersebut, orang kebanyakan lebih menganggap ke wujud bendanya, misalnya saron dan demung, meskipun umumnya memang disebut demikian. Nah agar lebih jelas, mari kita bahas lebih jauh. Menurut Buku Kamus Istilah Karawitan […]

Gendhing Gati Marinir

Notasi Gendhing Gati Marinir adalah not angka dari sebuah gendhing jenis ladrang gaya Jogjakarta dengan mengambil titi laras pelog barang, Kendhangan Ladrang Sabrangan, Kendhang Kalih. Judul gendhing ini adalah Marinir yang tentunya mengacu pada para prajurit samudra yang gagah berani. Struktur gendhing ini dalam 1 ulihan ada 4 gongan; 2 gongan pada bagian umpak, 2 […]

Gendhing Gati Kingkin

Notasi Gendhing Gati Kingkin adalah not angka dari sebuah gendhing jenis ladrang sabrangan gaya Jogjakarta yang mengambil titi laras pelog barang, Kendhangan Ladrang Sabrangan, Kendhang Kalih. Judul ladrang ini adalah ‘Kingkin’ yang konon memiliki banyak makna, seperti sedih, rindu mendalam, atau cinta yang besar. Gendhing ini dibagi menjadi 4 gongan, terdiri dari bagian ompak yang […]

Gendhing Gati Padhamara

Notasi Gendhing Gati Padhamara adalah not angka sebuah gendhing jenis ladrang sabrangan gaya Jogjakarta yang mengambil titi laras pelog barang Kendhangan Ladrang Sabrangan, Kendhang Kalih. Judul gendhing Padhamara adalah bahasa Jawa yang artinya berdatangan. Kalimat lagu pada gendhing ini terdiri dari 2 gongan saja, lebih pendek dibanding gati lainnya. Namun, masih terdapat kesamaan, yaitu mainnya […]

Gendhing Gati Kapten

Notasi Gendhing Gati Kapten adalah not angka sebuah gendhing jenis ladrang sabrangan gaya Jogjakarta yang mengambil titi laras Pelog Pathet Barang, Kendhangan Ladrang Sabrangan, Kendhang Kalih. Judul gendhing Gati ini berjudul Kapten yang maknanya mengacu pada pangkatan kemiliteran. Struktur gendhin ini dibagi menjadi ompak dan ngelik dengan jumlah kalimat lagu sebanyak 5 gongan. Ompak dapat […]

Gendhing Gati Priya

Notasi Gendhing Gati Priya adalah not angka sebuah gendhing jenis ladrang bergaya Jogjakarta yang mengambil titi laras Pelog, Pathet Barang, Kendhangan Ladrang Sabrangan, Kendhang Kalih. Judul gendhing tersebut adalah ‘Priya’ yang artinya laki-laki. Strukturnya terdiri dari dua bagian, yaitu ompak dan ngelik dengan kalimat lagu sebanyak 3 gongan. Ompak dapat ditabuh berulang-ulang, sedangkan ngelik hanya […]

More posts