Ayak-ayakan

- Penulis Berita

Sabtu, 3 Februari 2024 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayak-ayakan adalah gendhing bentuk setengah beraturan dengan ciri khas jumlah gong-gongan tidak tentu serta panjang gong-gongan tidak teratur, tetapi sistem bunyi racikan kethuk, kenong, dan kempul tetap dan teratur, yaitu kethuk pada sabetan/hitungan kesatu dan ketiga setiap gatra, kenong pada sabetan kedua dan keempat setiap gatra, dan kempul pada sabetan keempat setiap sabetan.

Alas-alasan: adalah gendhing ayak-ayakan laras slendro pathet sanga yang mula disajikan dalam tempo lambat, kemudian tiba-tiba berubah menjadi tempo cepat dan terus berpindah ke gendhing srepegan sanga.

Dalam pergelaran wayang, digunakan khusus untuk mengiringi adegan bambang atau kesatria ketika bertemu dengan raksasa di dalam hutan dalam rangkaian babak perang kembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemuda: adalah salah satu gendhing ayak-ayakan dalam laras pelog.

Kemuda lima: adalah gendhing kemuda laras pelog pathet lima.

Kemuda nem: adalah gendhing kemuda laras pelog pathet nem.

Mangu: adalah gendhing ayak-ayakan laras pelog pathet barang ciptaan Ki Marto Pangrawit, seorang empu karawitan di Surakarta, sekitar tahun 1970-an.

Manyura ngelik: adalah gendhing ayak-ayakan laras slendro pathet manyura yang dilengkapi dengan bagian ngelik. Dalam pergelaran wayang kulit hanya digunakan sebagai rangkaian gendhing talu.

Nem: adalah gendhing ayak-ayakan laras slendro pathet nem.

Panjangmas: adalah gendhing ayak-ayakan laras slendro pathet nem dengan awal yang dimulai dari nada 5 tempo sedang. Dalam pergelaran wayang kulit digunakan khusus untuk mengiringi adegan gapuran atau adegan kedhatonan.

Pelog: adalah gendhing ayak-ayaka laras pelog.

Pelog barang: adalah gendhing ayak-ayakan laras slendro pathet manyura yang dimainkan dalam laras pelog pathet barang, nada barang (1) slendro diganti dengan nada barang (7) pelog.

Pelog nem: adalah gendhing ayak-ayakan laras slendro pathet sanga yang dimainkan dalam laras pelog pathet nem.

Rangu-rangu: adalah gendhing ayak-ayakan laras pelog pathet barang yang hanya terdiri atas satu gongan, dan gong jatuh pada nada bang (7) pelog.

Sanga: adalah gendhing ayak-ayakan laras slendro pathet sanga. Dalam pertunjukan wayang kulit digunakan untuk mengiringi suatu adegan tertentu atau untuk keperluan srambahan.

Slendro: adalah gendhing ayak-ayakan laras slendro.

Tlutur: adalah gendhing ayak-ayakan laras slendro miring pathet sanga yang menggambarkan suasana sedih dan haru. Dalam pewayangan digunakan untuk keperluan srambahan.

Berita Terkait

Jenis cakilan dalam gamelan
Apakah yang dimaksud Cakepan dalam Karawitan?
Apakah itu Bumbungan dalam gamelan?
Apakah “buka” dalam istilah karawitan?
Apa itu Bawa dalam karawitan?
Bathokan Rebab sebagai alat resonansi suara musik?
Apa itu Batangan dalam karawitan dan gamelan
Apa yang dimaksud barung dalam karawitan?
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 22:46 WIB

Apa Sebenarnya Yang Dimaksud dengan Vokal Grup Tradisional dari Jawa yang Diiringi oleh Instrumental Gamelan atau Karawitan?

Sabtu, 6 April 2024 - 22:42 WIB

Apa Fungsi Titi Laras dalam Gamelan Jawa?

Sabtu, 6 April 2024 - 22:38 WIB

Apa Peran Kelompok Musik Gamelan yang Bertugas sebagai Pemangku Irama?

Sabtu, 6 April 2024 - 10:31 WIB

Sejarah dan Keunikan Gamelan Bali

Sabtu, 6 April 2024 - 10:21 WIB

Apa Keunikan dari Gambar Gamelan?

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:11 WIB

Apa Peran Gender Gamelan dalam Musik Tradisional Indonesia?

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:07 WIB

Bagaimana asal Gamelan memiliki sejarah Panjang?

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:00 WIB

Apa Keunikan Gamelan dalam Budaya Indonesia?

Berita Terbaru

Artikel

Apa Fungsi Titi Laras dalam Gamelan Jawa?

Sabtu, 6 Apr 2024 - 22:42 WIB

Artikel

Sejarah dan Keunikan Gamelan Bali

Sabtu, 6 Apr 2024 - 10:31 WIB

Artikel

Apa Keunikan dari Gambar Gamelan?

Sabtu, 6 Apr 2024 - 10:21 WIB