notangkajawa.com – Lagu Sinarengan yang dipopulerkan oleh Denny Caknan bersama Bella Bonita menjadi salah satu lagu Jawa paling trending dalam beberapa waktu terakhir. Sejak dirilis di YouTube, lagu ini langsung menembus jajaran trending dan banyak digunakan sebagai backsound video romantis di TikTok serta Instagram Reels.
Kata “sinarengan” dalam bahasa Jawa berarti bersama atau berdampingan. Secara filosofis, istilah ini menggambarkan kebersamaan dua insan yang berjalan satu arah, menghadapi suka dan duka secara seimbang.
Sebagai gambaran, salah satu bagian liriknya berbunyi:
“Matursuwun wis ngancani aku selama iki…”
Kalimat tersebut menggambarkan rasa syukur mendalam kepada pasangan yang setia menemani perjalanan hidup. Lirik ini menjadi salah satu bagian paling menyentuh dan sering dikutip di media sosial.
Karya: Denny Caknan
Kedaden tenan
Nduwe omah sing ra berisik
Kebak katresnan
Kebak kasih lan sayang
Ngobrol raono entek e ning tengah wengi
Tetes embun sing ngancani
Aku sampean koyo lagi kasmaran
Tenan
Mlaku teko tuwo bebarengan
Matursuwun wis ngancani aku selama iki
Wis iso saling nguat-nguatke
Gudo wong lio sing ra seneng hubungan iki berlanjut
Tatak mlakune
Ning jobo banter tenan angine
Soyo dewasa ra ngenteni badai terang
Nanging sinau nari ning tengah udan
Hanggegem asto
Supayane bakoh bebrayan
Manekung saliro
Yen rubedo angadhang
Mugi slawase ngancani
Setyo tulus ku anggon dampingi mu
Bedo rogo gandeng tresnoPelajari juga: Chord Sinarengan: Tutorial, Makna, dan Cara Mainnya (Trend 2026)
Secara garis besar, lagu ini menceritakan:
Lagu ini terasa sangat personal karena dinyanyikan oleh pasangan yang memang memiliki hubungan nyata, sehingga emosi yang disampaikan terasa tulus dan tidak dibuat-buat.
Sinarengan bukan sekadar tentang bersama secara fisik. Lagu ini menekankan kebersamaan emosional dan spiritual. Dalam budaya Jawa, kebersamaan memiliki makna sakral karena menyangkut tanggung jawab, komitmen, dan kesetiaan.
Liriknya menggambarkan impian sederhana: rumah kecil, percakapan panjang hingga larut malam, dan hidup damai tanpa ambisi berlebihan. Ini mencerminkan nilai Jawa tentang “cukup” dan “nrimo ing pandum”, menerima dengan syukur apa yang dimiliki.
Dalam beberapa bagian lirik, tersirat bahwa badai kehidupan pasti datang. Namun, badai bukan alasan untuk berpisah, melainkan proses pendewasaan hubungan. Pesan ini membuat lagu ini relatable bagi banyak pasangan muda.
Baca juga:
Beberapa faktor yang membuat lagu ini viral:
• Kolaborasi pasangan nyata sehingga terasa autentik
• Nuansa Jawa modern yang tetap mempertahankan akar budaya
• Aransemen musik yang lembut dan easy listening
• Lirik yang cocok dijadikan caption romantis
Banyak pasangan menjadikan lagu ini sebagai lagu lamaran, pernikahan, bahkan video anniversary.
Lagu ini menggunakan bahasa Jawa ngoko yang sederhana, sehingga mudah dipahami lintas generasi. Diksi yang dipilih tidak rumit, namun kuat secara emosional. Pilihan kata seperti “matursuwun”, “ngancani”, dan “bebarengan” memiliki daya sentuh yang dalam.
Secara fonologis, pengulangan vokal akhir memberikan efek lembut dan romantis ketika dinyanyikan.
Lagu ini mengajarkan bahwa:
• Cinta membutuhkan komitmen, bukan sekadar perasaan
• Kesetiaan adalah fondasi hubungan
• Kebersamaan lebih penting daripada kemewahan
• Syukur memperkuat ikatan
Pesan ini sangat relevan di era modern ketika hubungan sering rapuh karena ego dan ekspektasi berlebihan.
Baca juga: Lirik Lagu Bayar dari Band Sukatani: Makna, Kisah, dan Pesan yang Terkandung
Sejak dirilis, Sinarengan digunakan dalam ribuan video TikTok bertema wedding, lamaran, hingga video keluarga. Lagu ini juga memperkuat tren musik Jawa pop yang semakin diterima secara nasional.
Fenomena ini menunjukkan bahwa bahasa daerah tetap memiliki daya saing kuat di industri musik Indonesia.
Sinarengan bukan sekadar lagu cinta biasa. Ia adalah representasi komitmen, kesetiaan, dan nilai kebersamaan dalam balutan musik Jawa modern. Lagu ini sukses karena jujur, sederhana, dan menyentuh.
Bagi siapa pun yang sedang menjalani hubungan serius, lagu ini seperti doa yang dinyanyikan.

Nama asli saya Supriyadi, populer dengan Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan.
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Nama asli saya Supriyadi, populer dengan Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan.